Definisi Media Komunikasi dan Fungsinya

 

Secara sederhananya, media komunikasi ialah perantara dalam penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikate yang bertujuan untuk efisiensi penyebaran informasi atau pesan tersebut. Sedangkan fungsi media komunikasi yang berteknologi tinggi ialah sebagai berikut (Burgon & Huffner, 2002);

Di zaman era globalisasi ini komunikasi ada dua macam yaitu elektronik dan media cetak, elektronik banyak macamnya diantaranya televisi, radio, dan telephon yang paling modern di jaman sekarang ini, yaitu HP yang sering kita kenal dengan telepon genggam.

Hampir semua orang di dunia memiliki HP karena HP memiliki banyak kelebihan diantaranya mudah dibawa, mempunyai kamera digital dan banyak lagi yang lainnya. Handphone memudahkan kita untuk berkomunikasi dimanapun kita berada kita dapat berkomunikasi dnegan keluarga kita ataupun sahabat kita. Bila kita memiliki sebuah HP maka kita harus pandai mengatur pulsa karena bila HP dipakai sekehendak kita maka pulsanya akan cepat habis dan pasti akan menghabiskan uang yang cukup banyak. Sedangkan Televisi hampir di setiap rumah memiliki televisi. Televisi banyak sekali kegunaannya diantaranya kita dapat melihat berita, film sinetron, hiburan dan lain-lain. Televisi tidak bisa dipisahkan dengan antene karena bila televisi tidak dilengkapi dengan antena maka televisi tidak akan ada gambarnya. Bila antenanya bagus pasti televisi akan menangkap banyak stasion televisi seperti Lativi, TV Global, Indosiar, SCTV, RCTI, Metro TV, TPI dan tidak ketinggalan juga TVRI. Stasion televisi tersebut ada yang swasta dan juga negeri, yang termasuk negeri yaitu TVRI sedang swasta banyak sekali. TV negeri banyak menyiarkan berida berbeda dengan swasta banyak menampilkan hiburan dan entertainment, yang paling banyak ditonton oleh masyarakat Indonesia yaitu televisi swasta karena banyak menampilkan film-film yang bagus dan berkualitas.

Alat komunikasi yang kedua yaitu media cetak, media cetak banyak sekali macamnya itu koran, tabloid, majalah dan lain-lain.

Koran agak kurang peminatnya karena tidak setiap orang membaca koran selain itu orang lebih asyik menonton TV daripada membaca karena membaca bagi orang yang kurang suka pasti akan membuat pusing dan mata cepat lelah. Bila mata kita lelah pasti kita akan ngantuk dan membuat kita malas untuk beraktivitas.

Tabloid dan majalah banyak disukai oleh para gadis dan wanita diantaranya Gadis, Aneka Yess, Gaul, Nova dan banyak lagi yang lainnya.

Sebagai warga negara Indonesia kita harus mengetahui komunikasi apa saja yang paling banyak digunakan di negara kita. Untuk itu kita harus sering berkomunikasi dengan sesama manusia.

 

  1. Efisiensi penyebaran informasi; dengan adanya media komunikasi terlebih yang hi-tech akan lebih membuat penyebaran informasi menjadi efisien. Efisiensi yang dimaksudkan di sini ialah penghematan dalam biaya, tenaga, pemikiran dan waktu. Misalnya, kita memberikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri atau Natal cukup melalui SMS, MMS, e-mail, mailist dan media canggih lainnya. Hal ini lebih disukai karena nilai praktisnya jika dibandingkan dengan mengirimkan kartu lebaran atau kartu Natal dengan waktu yang lebih lama. Namun apakah cukup efektif?
  2. Memperkuat eksistensi informasi; dengan adanya media komunikasi yang hi-tech, kita dapat membuat informasi atau pesan lebih kuat berkesan terhadap audience/ komunikate. Suatu contoh, dosen yang mengajar dengan multimedia akan lebih efektif berkesan daripada dosen yang mengajar secara konvensional.
  3. Mendidik/ mengarahkan/ persuasi; media komunikasi yang berteknologi tinggi dapat lebih menarik audience. Sebagaimana kita pelajari pada bab sebelumnya tentang komunikasi persuasi maka hal yang menarik tentunya mempermudah komunikator dalam mempersuasi, mendidik dan mengarahkan karena adanya efek emosi positif.
  4. Menghibur/ entertain/ joyfull; media komunikasi berteknologi tinggi tentunya lebih menyenangkan (bagi yang familiar) dan dapat memberikan hiburan tersendiri bagi audience. Bahkan jika komunikasi itu bersifat hi-tech maka nilai jualnya pun akan semakin tinggi. Misalnya, presentasi seorang marketing akan lebih mempunyai nilai jual yang tinggi jika menggunakan media komunikasi hi-tech daripada presentasi yang hanya sekedar menggunakan metode konvensional.
  5. Kontrol sosial; media komunikasi yang berteknologi tinggi akan lebih mempunyai fungsi pengawasan terhadap kebijakan sosial. Seperti misalnya, informasi yang disampaikan melalui TV dan internet akan lebih mempunyai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah sehingga pemerintah menjadi cepat tanggap terhadap dampak kebijakan tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s